Lynx mengangguk. "Ya. Setidaknya, ini akan memberikan waktu bagi kita untuk mencari tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi. Mereka tidak akan berani mendekatinya atau energi iblis tersebut akan tersedot kedalam formasi."

"Berapa lama formasi ini mampu bertahan?" tanya Walikota dengan perasaan khawatir. Jika formasi hilang, maka bahaya akan muncul kembali.

"Tenang saja, formasi ini tidak akan hilang berhari-hari. Tetapi tetap jika kita tidak melakukan sesuatu, hal yang buruk akan terjadi kepada mereka yang sudah terinfeksi." kata Lynx.

"Sebenarnya jika mereka yang sudah terinfeksi terkena formasi ini, saat energi iblis tersebut menghilang, diserap formasi, mereka seharusnya bisa pulih. Tetapi terlalu berbahaya dan susah untuk mengarahkan mereka masuk kemari. Karena itu perhatikan jika ada dari mereka yang tidak sadarkan diri setelah menyentuh formasi ini, segera bawa masuk agar mereka tidak dilukai oleh yang terinfeksi." Lanjut Lynx memberi penjelasan.

"Baguslah, berarti masih ada harapan untuk menyelamatkan mereka." kata salah satu warga yang mendengar.

Formasi yang dibuat Lynx, pada teorinya sama dengan yang biasa digunakan oleh ahli formasi, namun Lynx menyalurkan energi saktinya untuk membuatnya dapat bertahan hingga selamanya atau lebih tepatnya selama dia tetap menyalurkan energi saktinya yang tidak pernah bisa habis.

Semua yang menyaksikan kemampuan Lynx merasa kagum dan heran. Dalam hati mereka semua yang memahami kekuatan Lynx, berpikir."Pemuda ini bukan manusia biasa, pasti dia menyembunyikan kultivasinya. Dia bahkan mampu membuat formasi tingkat tinggi seperti ini."

Walikota segera memberi perintah kepada para penjaga untuk mengarahkan semua warga yang masih selamat ke dalam perlindungan formasi.

Satu per satu, mereka masuk dengan wajah penuh harapan.

Untuk pertama kalinya sejak kekacauan dimulai, mereka merasa aman.

Namun, di luar sana, di balik batas pelindung, bayangan hitam masih bergerak dalam kegelapan.

Lynx menyipitkan mata, menyadari bahwa ini baru permulaan dari sesuatu yang jauh lebih besar.

Setelah memastikan semua penduduk yang belum terpengaruh energi iblis telah masuk ke dalam formasi pelindung dengan aman, Walikota Huoling mengumpulkan orang-orang kepercayaannya di dalam aula utama kediamannya. Dia membagi tugas, komandan Jiang memimpin yang lainnya untuk menolong warga yang sudah menghilang efek energi iblis ditubuh mereka.

Ada juga warga yang nekat keluar dari formasi untuk menarik paksa kerabatnya dengan tali agar masuk kedalam formasi untuk menghindari bersentuhan langsung, namun tetap terkena efeknya yang merambat dari tali, sehingga warga tersebut terinfeksi juga.

Di ruangan itu, Lynx, Ling Mei, Zhen Huan, Li Wei, dan beberapa murid Sekte Api Langit duduk dalam suasana yang tegang.

Lynx menyandarkan punggungnya ke kursinya dan menatap Walikota dengan serius. "Aku yakin kejadian ini tidak muncul begitu saja. Pasti ada penjelasannya. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang menyebabkan energi iblis sekuat ini tiba-tiba muncul dan menyerang penduduk?"

Walikota menghela napas berat. Ia menyapu pandangannya ke seluruh ruangan sebelum akhirnya berbicara. "Aku telah lama menjaga sebuah artefak kuno yang diwariskan kepadaku oleh leluhur. Artefak itu memiliki dunia kecil di dalamnya… dan artefak itu telah dicuri. Dan energi iblis yang muncul itu, aku yakin berasal dari artefak tersebut, karena sudah ada yang mengaktifkannya. Ciri-cirinya sangat mirip."

Semua orang di ruangan itu terkejut.

Li Wei yang sejak tadi diam, langsung menatap ayahnya dengan mata membelalak. "Ayah… apakah artefak ini yang di incar oleh Luo Zhen?"

Walikota mengangguk perlahan. "Ya. Artefak itu disembunyikan diruang rahasia, tetapi seseorang mengambilnya saat aku diserang oleh Huo Zhen dan Grandmaster yang membantunya. Aku tidak tahu siapa yang mencurinya, tapi saat kami memasuki ruangan itu, aku sempat mendengar Huo Zhen mengatakan bahwa dia mengenali aroma di udara ruang rahasia tempat artefak itu disimpan."

Zhen Huan mengusap dagunya. "Jadi kau mencurigai bahwa Huo Zhen mengetahui siapa yang sudah mengambilnya?"

Walikota mengangguk. "Benar. Huo Zhen tampak tidak asing  dengan orang yang mencurinya. Aku bisa melihat reaksinya."

Ling Mei menyipitkan matanya. "Lalu, artefak macam apa yang bisa menyebabkan bencana sebesar ini?"

Walikota menarik napas dalam. "Artefak ini bukan hanya sekadar benda pusaka biasa. Di dalamnya terdapat dunia kecil, sebuah dimensi terpisah yang dipenuhi oleh binatang iblis dari berbagai tingkatan, dari yang paling lemah hingga yang bahkan melampaui legenda. Dunia itu juga memiliki tanaman spiritual yang tumbuh dengan subur karena tingkat energi spiritual yang luar biasa tebal ditempat tersebut, sebuah tempat yang seharusnya menjadi surga bagi para kultivator."

Murid Sekte Api Langit menatap Walikota dengan kaget. "Dunia kecil? Siapa yang menciptakan artefak tersebut?"

"Itulah misterinya," jawab Walikota. "Tak ada seorang pun yang tahu. Beberapa spekulasi menyebutkan bahwa penciptanya adalah sosok dengan kekuatan di atas para imortal, sebuah ranah yang bahkan tidak pernah terdengar dalam sejarah. Namun, hingga kini, dunia hanya mengenal para imortal sebagai puncak tertinggi dari kultivasi."

Li Wei tampak semakin gelisah. "Jika hanya sebuah dunia kecil, mengapa efeknya begitu mengerikan?"

Walikota menatap putrinya dengan serius. "Karena di dalamnya tersembunyi sesuatu yang jauh lebih berbahaya, fragmen dari senjata yang memiliki kekuatan luar biasa."

Seketika, ruangan itu menjadi sunyi.

"fragmen senjata?" tanya Zhen Huan. "Apa yang istimewa dari fragmen itu?tunggu... jangan-jangan senjata yang walikota maksud adalah..." Zhen Huan tidak melanjutkan kata-katanya dan memandang walikota.

Walikota mengatupkan jemarinya di atas meja dan menganggukkan kepalanya. "Benar, fragmen senjata itu adalah bagian dari senjata iblis yang disegel dan dipecah menjadi beberapa bagian. Senjata itu  memiliki kemampuan untuk mengubah seorang kultivator menjadi makhluk yang melampaui batas imortal. Namun ada konsekuensi mengerikan: energi iblis yang merasukinya akan menelan jiwa pemiliknya dan menjadikannya hamba kegelapan, kecuali jika ia memiliki kehendak yang cukup kuat untuk menahan pengaruhnya."

Lynx menyipitkan mata. "Dengan kata lain, itu adalah senjata yang bisa menciptakan iblis."

Walikota mengangguk. "Tepat. Berabad-abad yang lalu, senjata ini jatuh ke tangan pimpinan Sekte Iblis. Dengan senjata itu, dia menciptakan era keputusasaan, di mana para kultivator hanya bisa bertahan dalam bayang-bayang ketakutan. Bahkan para imortal pun tidak bisa mengalahkannya secara langsung."

Seorang murid Sekte Api Langit menelan ludah. "Jika para imortal sekalipun tak bisa menaklukkannya, bagaimana akhirnya mereka menghentikannya?"

"Melalui pengorbanan besar," jawab Walikota. "Puluhan imortal bersatu, dipimpin oleh Xiao Tang, seorang imortal tingkat akhir paling kuat yang dikenal. Mereka tidak bisa mengalahkan pemimpin Sekte Iblis, tetapi mereka bisa menipu dan menjebaknya."

"Xiao Tang? Guru?" batin Lynx.

Ling Mei mengernyit. "Jadi, mereka tidak menghancurkan senjata itu?"

"Tidak," kata Walikota dengan nada berat. "Senjata itu tidak bisa dihancurkan. Maka, Xiao Tang dan para imortal memutuskan untuk menyegelnya. Mereka memisahkannya menjadi lima fragmen dan menyembunyikannya di berbagai tempat, agar tidak pernah lagi ada yang bisa menggunakannya secara utuh."

Zhen Huan mulai mengerti. "Dan salah satu fragmen itu…"

Walikota mengangguk. "Benar. Salah satu fragmen itu disembunyikan di dalam artefak yang selama ini aku jaga. Dunia kecil dalam artefak itu menjadi tempat penyegelannya, tersembunyi dari dunia luar dan dikelilingi segel yang nyaris tak tertembus."

Li Wei menatap ayahnya dengan ekspresi khawatir. "Kalau begitu… mengapa sekarang efeknya bisa menyebar ke kota ini?"

"Karena segel itu sudah terlalu lama ada," jawab Walikota. "Tidak ada segel yang bertahan selamanya. Seiring waktu, hawa iblis yang terkandung di dalamnya mulai merembes keluar, meracuni dunia kecil itu dan mengubahnya menjadi sarang energi kelam. Karena itulah, artefak itu selama ini dilarang dibuka."

Lynx menatap Walikota dengan tajam. "Tapi sekarang artefak itu telah dicuri dan orang tersebut membukanya."

Ruangan kembali sunyi. Semua orang yang mendengar itu merasakan hawa dingin merayap di punggung mereka.

Seorang murid Sekte Api Langit bergumam dengan wajah tegang, "Kalau begitu… ada kemungkinan senjata iblis itu akan bangkit kembali?"

Walikota tidak langsung menjawab. Ia menatap mereka semua dengan ekspresi penuh kekhawatiran.

"Itulah yang kutakutkan," katanya pelan. "Jika fragmen itu disatukan, maka dunia akan kembali berada dalam bahaya seperti yang terjadi berabad-abad lalu."

Ling Mei mengepalkan tangannya. "Apa langkah kita selanjutnya?"

Walikota menatap mereka satu per satu. "Kita harus memaksa Huo Zhen untuk mengatakan ssiapa yang mencuri artefak itu dan menghentikan mereka sebelum semuanya terlambat."

